Jurnal Ilmiah Mahasiswa STKIP PGRI Sumbar

Nama / NPM Rido Putra / 14070074
Program Studi Pendidikan Sosiologi
Pembimbing I Ariesta
Pembimbing II Sri Rahmadani
Tahun 2018

Abstrak :

 

Pasar jongkok merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang dipandang masyarakat juga sebagai tempat wisata di Kota Tembilahan yang selalu ramai dikunjungi dibandingkan dengan pasar-pasar lainnya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan pola jaringan perdagangan pakaian bekas di Pasar Jongkok (PJ) Tembilahan dan (2) Mendeskripsikan dampak atau resiko yang dialami aktor yang terlibat dalam jaringan pedagang pakaian bekas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pierre Bourdieu tentang jaringan social. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisa data menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan (1) Aktor jaringan sosial yang memiliki peranan penting dalam proses terbentuknya jaringan pedagang pakaian bekas di pasar jongkok (PJ) Tembilahan. (2) Toke pemilik gudang sakaligus pedagang pakaian bekas merupakan aktor penting dalam mendistribusikan bal ke seluruh pasar tradisional yang ada di Tembilahan khususnya di pasar jongkok maupun pelanggan dari berbagai daerah. Toke  pakaian bekas di Tembilahan ini merupakan pekerjaan khusus yang tidak bisa di lakukan oleh semua orang karena perlu menekuni dan mempelajari pekerjaan tersebut sebagai seorang wirausahawan. (3) Pedagang merupakan orang yang menjual produk langsung kepada konsumen. Pelanggan yaitu mereka yang datang ke lokasi pasar dengan maksud membeli sesuatu barang atau jasa dan sudah punya arah tujuan yang pasti ke (di) mana akan membeli.

 

Keyword :

Pattern, Network and Used Clothing

Login terlebih dahulu.